FMIPA Unhas Ikuti Wawancara Penilaian Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

Makassar, 17 Juni 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin mengikuti kegiatan wawancara yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Internal Kemendiktisaintek dalam rangka penilaian pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), pada Rabu (17/6/2026).

Kegiatan wawancara ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi pembangunan Zona Integritas yang bertujuan untuk menilai komitmen, implementasi, serta keberlanjutan program reformasi birokrasi yang telah dilaksanakan di lingkungan FMIPA. Wawancara diikuti oleh Dekan FMIPA beserta jajaran pimpinan fakultas, Ketua Tim Zona Integritas, para ketua departemen, serta perwakilan tenaga kependidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai Internal Kemendiktisaintek melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek pembangunan Zona Integritas yang telah dijalankan FMIPA, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Tim penilai juga menggali informasi terkait inovasi pelayanan, implementasi budaya kerja berintegritas, serta upaya pencegahan korupsi yang telah diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan fakultas.

Dekan FMIPA dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima. Berbagai program perbaikan sistem kerja, digitalisasi layanan, peningkatan transparansi informasi, serta penguatan mekanisme pengawasan internal terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun budaya integritas di lingkungan FMIPA.

Selama sesi wawancara, Tim Zona Integritas FMIPA memaparkan berbagai capaian yang telah diraih, termasuk inovasi layanan akademik dan administrasi berbasis teknologi informasi, peningkatan efektivitas pengelolaan pengaduan masyarakat, serta implementasi standar pelayanan yang mengutamakan kepuasan pengguna layanan. Berbagai eviden pendukung juga ditampilkan untuk menunjukkan konsistensi pelaksanaan program reformasi birokrasi yang telah berjalan.

Melalui pelaksanaan wawancara ini, FMIPA Universitas Hasanuddin berharap dapat menunjukkan komitmen dan kinerja terbaik dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. Lebih dari sekadar pencapaian predikat, pembangunan Zona Integritas diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang berintegritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan terpercaya. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan komitmen seluruh sivitas akademika FMIPA untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani.

WhatsApp
Email
Facebook